Pages

Friday, 9 August 2013

Celoteh Centil nan Usil

Udah pernah lihat dua kodok ngobrol belum? Kalo lihat dua kodok bikin talkshow? Dua kodok belanja Meises dan pisang trus dicemil bareng-bareng? Atau dua kodok beradu panco?

Ah, mengada-ada saja mbak Gadis ini. Paling-paling juga liatnya dua kodok sahut-sahutan saat hujan gerimis. Atau nyanyi-nyanyi geje di atas daun teratai di empang. 

Eits... kok sewot? Cekidot blog yang satu ini dulu, Gan!

Alkisah 9 Agustus dua tahun lalu, dua kodok bersepakat untuk berduet dalam nyanyian celotehan yang mereka klaim sebagai "bukan celoteh biasa." Weks, apanya nih yang nggak biasa? Pasti penasaran kan, makanya sana di-klik linknya :D

Celotehduetmaut (selanjutnya disingkat Celoteh) punya desain yang bagus, sederhana dan simpel. Manis tapi gak kemanisan. Tulisan-tulisan di Celoteh sangat kaya, kadang ada yang centil gombal bin narsis, ada yang usil menggelitik pikiran, ada yang mengocok perut, ada pula yang buat sedu sedan. Tapi ada satu hal yang konsisten: Celoteh selalu berfokus pada kehidupan.

Makanya, ketika kamu habis digebukin sama 'kehidupan', baca celoteh bisa bantu kamu gebukin balik. Eh, maksudnya bantu kamu bangkit kembali. Atau ketika kamu emang lagi senang dengan kehidupan, Celoteh bisa mengintensifikasi senangmu itu. Celoteh memberikan berbagai sisi dari perasaan dan kejadian. They give you something to ponder about.

Jadi, ya, Celoteh duo kodok ini memang bukan celotehan yang biasa.

Selamat ulang tahun yang ke-dua, Dok! Jangan bosen-bosen nulis, jangan nulis yang bosen-bosen ya, Dok! Oiya, ditungu traktirannya ya, abis bayar puasa bolong dan puasa Syawal! Hohohoho :D

NB:  buat kamu-kamu yang pengin curhat atau tulisannya dimuat di blog keren, bisa kirim langsung ke celoteh, lho! Asik kan?

Ngobrolnya asik amat, Dok...

No comments:

Post a Comment